#ZomatoMeetUp – Hog’s Breath Cafe

Header
Berawal dari sebuah pertanyaan, “Ea, tanggal 13 Juni jadwal lo kosong nggak?” yang dilemparkan oleh Qonita, akhirnya bergabunglah gue di acara #ZomatoMeetUp yang diselenggarakan oleh Zomato dan berlokasikan di Hog’s Breath Cafe, Tribeca Park – Central Park.

Gue tiba di lokasi pukul 1 siang dan langsung menemui Cindy yang sudah standby di dalam. Setelah mengisi daftar absensi gue langsung menuju ke meja yang sudah diletakan #ZomatoMeetUp list menu di atasnya. Kemudian gue duduk dan langsung membaca list menu dengan seksama sembari mengelus-elus perut dan segera membentuk lengkungan senyum kebahagiaan di bibir gue :p

#ZomatoMeetUp Menu List

#ZomatoMeetUp Menu List

Total peserta acara tersebut ada 10 orang. Setelah sebagian besar berkumpul, acara dibuka oleh Edo dan Rio, dua dari enam owner Hog’s Breath Cafe (HBC). Edo menjelaskan bahwa HBC merupakan franchise dari Australia, yang menawarkan western food. Saat ini HBC di Jakarta baru saja merayakan ulang tahunnya yang pertama di akhir Mei 2015. Kemudian Rio menjelaskan bahwa konsep yang ditawarkan oleh HBC adalah casual dining dengan FUN ambience. Seluruh karyawan disana diajarkan untuk melayani pelanggan dengan fun. Mereka berharap kami semua yang datang bisa fun di HBC.

Perkenalan dan penjelasan singkat berakhir begitu seorang pramusaji mengeluarkan 2 piring Macho Nacho dari dalam dapur. Kemudian chef Anto memberikan penjelasan singkat soal menu Macho Nacho terkait dengan saus yang ada didalamnya serta bahan penyusun lainnya.

Chef Anto memberikan penjelasan tentang Macho Nacho

Chef Anto memberikan penjelasan tentang Macho Nacho

Selesai dijelaskan, kami diberikan kesempatan untuk mengambil foto dari Macho Nacho. Di akhir acara nanti, akan dipilih posting foto makanan terbaik di Instagram yang akan mendapatkan voucher sebesar Rp. 300.000,- Kami mencoba mengambil beberapa foto dengan angle yang berbeda, properti dan model yang mendukung supaya gambar terlihat lebih menarik.

Macho Nacho (hands in fram : Qonita)

Macho Nacho (hands in frame : Qonita)

Ketika beberapa foodies masih asik berfoto, gue mulai makan nachos. Nachosnya renyah dan tasty. Pelengkap lainnya juga pas banget, saus alpukatnya unik dan overall maknyus (y) Masih asik ngemilin nachos, pramusajinya mengeluarkan menu berikutnya yaitu : Finger Food Combo.

Finger Food Combo

Finger Food Combo

Chef Anto kembali memberikan penjelasan tentang Finger Food Combo yang terdiri dari potato skin, calamary, chicken tender dan chicken wing dengan saus honey mustard plus honey sweet chili sauce.

Chef Anto menjelaskan tentang Finger Food Combo

Chef Anto menjelaskan tentang Finger Food Combo

yang paling juara buat gue adalah potato skin-nya. Di dalamnya itu ada slice beef dan chili, jadi begitu makan dari ujung rasanya guri, lalu tengahnya spicy dan ujungnya gurih lagi. Ah ya, sensasi keju mozarella-nya juga bikin potato skinnya semakin lezat.

Selesai penyajian appetizer, selanjutnya adalah kitchen tour. Di dalam dapur, chef Anto menjelaskan tentang pengolahan premium ribs hingga menjadi steak. Setiap kali oven ribs, harus dalam satu ukuran besar seperti di gambar ini. Kisarannya beratnya sekitar 3-4 kg yang nantinya akan menyusut sekitar 500 gr setelah selesai di oven.

Ribs

Ribs

Lama waktu yang dibutuhkan untuk meng-oven ribs tersebut adalah 8 jam dan nantinya akan menghasilkan ribs dengan tingkat kematangan dari ujung kiri atau kanan ke tengah well done – medium well – medium – medium rare – rare. Dalam 1 besaran ribs tersebut biasanya hanya menghasilkan 5-6 slice medium rare dengan ukuran 170-200 gram. Jadi, kalau ada pesanan melebihi jumlah itu akan dibilang sold out 🙂

Di dalam oven, ribs dijaga dalam suhu 52 derajat celcius untuk menghasilkan kualitas medium rare ribs yang memang menjadi andalannya natural premium ribs di HBC.

Beef in the oven

Beef in the oven

Setelah selesai di oven, beef di potong sesuai dengan ukuran pesanan kemudian ditimbang agar lebih presisi.

Pengukuran beef steak

Pengukuran beef steak

Setelah itu ribs di olesi dengan butter dan ditaburi garam sebelum dipanggang. Pemanggangan hanya membutuhkan waktu kurang lebih 3-5 menit saja dan kemudian dilanjutkan dengan plating. Pelengkap dari ribs tersebut antara lain mashed poatato, jagung rebus, brokoli dan wortel.

Grill beef

Grill beef

Natural Prime Rib Steak

Natural Prime Rib Steak

Selanjutnya Natural Prime Ribs Steak yang sudah jadi memang sengaja diperuntukan untuk kami foto saja. Karena prime ribs steak yang nantinya akan kami konsumi akan dikombinasikan dengan chicken parmigiana. Ketika sedang asik take picture buat prime ribs steaknya, lalu pramusaji membawakan chicken parmigiananya juga untuk dijadikan model :p

Photo session for Prime Ribs Steak

Photo session for Prime Ribs Steak

Chicken Parmigiana

Chicken Parmigiana

Selesai mengambil foto, gue langsung masuk ke dapur lagi buat ngobrol sama Chef Anto yang sedang menyiapkan prime ribs steak dan chicken parmigiana yang akan kami santap. Gue request khusus ke chef Anto untuk minta steak dengan tingkat kematangan well done. Chef Anto bercerita kalau di weekend bisa menghabiskan ribs sebanyak 15kg sedangkan promo weekdays 10kg dan weekdays normal 5kg. Saus yang digunakan untuk penunjang ribs steak di HBC semuanya adalah homemade. Kali ini chef Anto dibantu oleh asistennya untuk plating. Gue sempet juga memperhatikan cara plating mashed potatonya yang unik karena menggunakan spruit bintang 😀

Prime ribs on the grill

Prime ribs on the grill

Prime Ribs

Prime Ribs

Ready to serve

Ready to serve

Begitu selesai di dapur, kami disuguhkan dan menyantap natural prime ribs dan chicken parmigiana yang disajikan menjadi satu. Enakkk! ribsnya empuk, bumbunya meresap dan I’m fully full 🙂

Makan bersama

Makan bersama

Pas lagi asik makan, Edo dan Rio memberikan curly fries lagi buat kami. OH EM JI! perut gue langsung kegirangan norak. Ditambah lagi blue cheese sauce yang rasanya perfecto! Endeusss!

Curly Fries

Curly Fries

Selesai makan main course, kami langsung diberikan Mississippi Mud Cake sebagai dessertnya. Chocolate saucenya enak bangeeettt. Mud cakenya juga legit selegit brownies dengan tekstur lava cake. Oh GOD! amazing!!

Mississippi Mud Cake

Mississippi Mud Cake

Selesai makan, Rio dan Edo mengumumkan pemenang posting foto instagram yang jatuh ke Paulus, sehingga Ia berhak mendapatkan voucher Rp. 300.000,- dan ternyata kami pun yang lain dibagikan voucher masing-masing Rp. 50.000,- Rejeki nomplok berkelimpahan ini sih namanya. Dan terakhir, Rio dan Edo minta kami sharing soal menu yang disajikan dan diakhiri dengan foto bersama serta pembagian souvenir dari Zomato. Ah, I’m blessed.

Qonita - Tammi - Dandy - Kezia - Paulus - Astri - Gue - Cindy - Edo - Rio

Qonita – Tammi – Dandy – Kezia – Paulus – Astri – Gue – Cindy – Edo – Rio

Thanks to :
Zomato, Hog’s Breath Cafe, Qonita dan Cindy serta all of foodies! Nice to know you all and see ya!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web Design BangladeshWeb Design BangladeshMymensingh